Tes Audio, Headset & Mikrofon

Diagnostik suara dan mikrofon berbasis browser. Uji isolasi channel stereo kiri dan kanan, sweep nada frekuensi, serta pantau meter level mikrofon secara real-time.

Engine: Web Audio API ActiveVolume: 50%Pan: 0
Stereo Stage: BOTHMic Input: Offline

Dual-Channel Stereo Soundstage

Verify channel separation and balance between left and right headphones or speakers.

L
LEFT
R
RIGHT
L (-1.0)Center (0)R (+1.0)

Frequency Tone Generator (20 Hz - 20,000 Hz)

1,000 Hz
PURE SINE WAVE
20 Hz1,000 Hz20,000 Hz
Diagnostic Frequency Presets:
Volume: 50%

Cara Menguji Headset, Speaker & Mikrofon

  1. Uji Pemisahan Saluran Stereo Kiri & Kanan: Klik tombol 'Play Left', 'Both Stereo', dan 'Play Right'. Pastikan suara hanya keluar murni dari telinga atau speaker yang dipilih.
  2. Atur Keseimbangan Panning Audio: Geser kontrol panning ke kiri dan kanan untuk memastikan volume kedua sisi earphone seimbang dan tidak timpang sebelah.
  3. Uji Rentang Frekuensi (20 Hz - 20.000 Hz): Gunakan generator nada untuk menyapu frekuensi rendah (sub-bass) hingga tinggi (treble). Dengarkan apakah ada suara kresek atau distorsi.
  4. Pantau Level Suara Mic & Deteksi Clipping: Klik 'Enable Microphone' dan berbicaralah seperti biasa. Pastikan meter berada di zona aman (-60 dB s.d -6 dB) tanpa menyentuh clipping merah.

Panduan Mengatasi Masalah & Gejala Kerusakan Audio

Penyebab Suara Headset Mati Sebelah (Kiri atau Kanan)

Suara headset mati sebelah umumnya disebabkan oleh konektor jack 3.5mm yang kotor atau tidak terpasang rapat, kabel putus di dekat sambungan penahan, atau slider balance audio sistem operasi yang bergeser. Fitur isolasi channel kiri dan kanan APtester mempermudah verifikasi apakah kerusakan terletak pada driver fisik atau pengaturan audio software.

  1. Colokkan jack headset dengan rapat ke port audio atau adapter USB, lalu putar perlahan konektor 3.5mm untuk membersihkan debu.
  2. Klik tombol uji 'Channel Kiri' pada APtester: nada suara harus berbunyi eksklusif hanya di telinga sebelah kiri.
  3. Klik tombol uji 'Channel Kanan': nada suara harus berbunyi tegas hanya di telinga sebelah kanan.
  4. Jika salah satu sisi tetap mati di berbagai perangkat, periksa tekukan kabel di dekat pangkal colokan atau buka pengaturan suara OS untuk memastikan posisi balance tepat di tengah (50:50).

Penyebab Suara Mikrofon Terlalu Kecil atau Tidak Terdeteksi

Suara mikrofon terlalu kecil atau tidak terdeteksi biasanya terjadi karena input gain audio sistem operasi terlalu rendah, izin mikrofon browser belum aktif, fitur noise cancellation terlalu agresif, atau switch mute fisik menyala. APtester menampilkan meteran volume dB secara real-time via Web Audio API tanpa menyimpan rekaman suara Anda.

  1. Klik tombol 'Mulai Tes Mic' dan izinkan akses mikrofon saat dialog perizinan keamanan browser muncul.
  2. Bicaralah dengan suara normal dan perhatikan meteran visualisasi level desibel (dB) serta grafik gelombang suara real-time.
  3. Jika meteran tidak bergerak, pastikan sakelar mute fisik pada kabel headset atau tombol mikrofon tidak dalam posisi mute.
  4. Periksa pengaturan suara sistem operasi (Windows Sound Settings / macOS Sound Input) dan naikkan slider volume input mikrofon minimal ke 80%.

Fungsi Uji Frequency Sweep Audio (Rentang 20Hz hingga 20.000Hz)

Suara speaker kresek atau pecah saat uji frequency sweep menandakan membran driver sobek, kumparan voice coil bergesekan, atau clipping pada amplifier audio. Telinga manusia normal mendengar rentang 20Hz hingga 20.000Hz. APtester memancarkan gelombang sinus murni untuk menguji kejernihan akustik tanpa distorsi bass berlebih atau desis frekuensi tinggi yang menusuk.

  1. Setel volume perangkat Anda ke tingkat sedang yang aman sebelum memulai pengetesan nada frekuensi demi menjaga kenyamanan pendengaran.
  2. Klik tombol 'Mulai Sweep' untuk memutar nada sinus kontinu dari 20Hz (sub-bass dalam) hingga 20.000Hz (nada tinggi treble).
  3. Dengarkan transisi suara yang mulus di kedua sisi earphone tanpa adanya suara kresek, dengung aneh, atau penurunan volume mendadak.
  4. Jika suara sember atau bergetar muncul di frekuensi rendah (40–120Hz), periksa apakah bantalan earphone kendor atau membran speaker tertekan.

Batasan Teknis & Jaminan Privasi Audio

Pemrosesan 100% Lokal di Memori Browser: APtester memproses sintesis nada dan sinyal mikrofon murni di Web Audio API lokal Anda. Tidak ada rekaman suara atau sampel audio yang disimpan atau dikirim ke server luar.

Batasan Diagnostik Browser: Pengujian mengevaluasi level sinyal digital Web Audio API standar. Browser web mengukur level desibel digital relatif, namun tidak dapat mengukur tekanan suara fisik akustik (SPL dBA) atau impedansi ohm hardware.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah APtester merekam atau menyimpan suara mikrofon saya?

Sama sekali tidak. APtester bekerja 100% lokal di browser menggunakan Web Audio API (AnalyserNode). Data input audio hanya diproses sementara di memori perangkat untuk menghitung visualisasi volume dB dan langsung dibuang tanpa pernah direkam atau dikirim ke internet.

Mengapa saya tidak bisa mendengar nada frekuensi di atas 15.000Hz (15kHz)?

Kemampuan pendengaran alami manusia mengalami penurunan sensitivitas pada nada tinggi seiring bertambahnya usia, terutama di atas 14kHz–16kHz. Selain itu, driver earphone standar sering kali memiliki batas roll-off akustik fisik pada frekuensi ekstrem.

Bagaimana cara memperbaiki headset yang suara sebelah kirinya lebih pelan daripada kanan?

Perbedaan volume sebelah sering kali dipicu oleh kotoran yang menumpuk di jaring speaker (mesh), konektor 3.5mm yang aus, atau slider keseimbangan audio (L/R balance) pada pengaturan suara sistem operasi yang tidak sengaja bergeser dari posisi tengah.